Jadwalkan Proses Backup dengan Menu Schedules Backup and Migrate

Ini merupakan kelanjutan dari tutorial penggunaan modul Backup and Migrate di situs berbasis Drupal

Menu berikutnya pada modul Backup and Migrate adalah menu Schedules. Menu ini sebenarnya merupakan bagian dari menu Settings, namun untuk mempermudah pengguna dalam menemukan menu ini maka ditaruh sebagai salah satu dari enam tab yang tersedia. Secara ringkas menu ini menampilkan informasi jadwal (schedule) backup dari situs drupal Anda. Dengan backup yang terjadwal secara rutin Anda tidak perlu lagi repot melakukan manual backup untuk membackup situs.

 Schedules
Backup and Migrate: Schedules

Untuk mengakses halaman konfigurasi Schedules pada Backup and Migrate dapat dilakukan melalui menu Admin > Configuration > System > Backup and Migrate > tab Schedules atau langsung kunjungi /admin/config/system/backup_migrate/schedule/

Di menu ini akan tersedia daftar jadwal dari backup situs yang telah Anda buat. Bila Anda ingin membuat yang baru silakan klik Add Schedule di atas daftar schedules atau Create a new schedule di bawah daftar schedules.

Bagaimana Menambahkan Jadwal Backup Baru di Menu Schedules

 Create New Schedules
Backup and Migrate: Create New Schedules

Pada halaman Add Schedule tulis terlebih dahulu nama atau judul schedulu di kolom Schedule Name. Lalu pilih apa yang ingin Anda backup di dropdown Backup Source yaitu: Default Database jika file backup berupa database, Public Files Directory jika file backup berupa file dan folder saja, atau Entire Site (code, files & DB) jika file backup berisi database dan semua file atau folder drupal.

Pilihan berikutnya ialah Settings Profile, Anda dapat menambahkan profil baru di bagian Create new profile. Bagaimana cara membuat profil baru akan dijelaskan dalam artikel berikutnya. Untuk saat ini biarkan saja bagian ini.

 Create New Schedules - Enabled
Backup and Migrate: Create New Schedules - Enabled

Selanjutnya ialah opsi Enabled yaitu mengaktifkan penjadwalan (schedule) ini. Ada kalanya Anda hanya ingin membuat schedule dan hanya ingin mengaktifkan di saat tertentu. Nah, menu enable ini sangat berguna untuk mengaktifkan atau non aktifkan schedule yang sudah Anda buat tanpa harus menghapus schedule tersebut.

Jika Anda mengaktifkannya (mencentang) maka akan muncul form pilihan untuk menjalankan schedule ini yang semuanya berdasarkan cron. Pilihannya yaitu:

  1. Run using Drupal's cron: Backup akan dilakukan jika cron dijalankan. Anda dapat memilih backup dijalankan berapa kali dalam hitungan detik, menit, jam, hari, bahkan minggu. Pengaturan ini akan muncul jika Anda memilih opsi Run using Drupal's cron. Misalnya Anda bisa mengatur backup 3 x sehari.
  2. Run using Elysia cron: Pilihan ini akan aktif apabila Anda menginstal modul Elysia yaitu sebuah modul pengaturan lebih lanjut Drupal Cron
  3. Do not run automatically : Jika Anda tidak ingin menjalannya schedule secara otomatis, namun Anda masih bisa menjalankannya menggunakan Drush
 Create New Schedules - Delete Old Backups
Backup and Migrate: Create New Schedules - Delete Old Backups

Berikutnya ada opsi Automatically delete old backups yang berguna untuk menghapus backup lama jika backup baru dibuat. Jika Anda klik akan muncul pilihan yaitu:

  • Smart Delete : Pilihan ini tidak akan menghapus semua file backup yang lama melainkan akan meninggalkan backup dengan ketentuan backup selama 24 jam jika jadwalnya berdasarkan jam. backup selama 30 hari untuk backup harian, dan tidak menghapus jika backup mingguan.
  • Simple Delete : Akan menghapus semua file backup lama dan menyisakan beberapa yang terbaru. Bila Anda memilih ini maka akan muncul permintaan untuk menulis berapa file backup yang tidak dihapus di bagian Number of Backup files to keep
  •  Create New Schedules - Backup Destination
    Backup and Migrate: Create New Schedules - Backup Destination

    Konfigurasi selanjutnya ialah Backup Destination yaitu menentukan dimana lokasi file backup akan tersimpan. Pilihan yang ada ialah Scheduled Backups Directory. Anda dapat menambahkan lokasi baru dengan mengklik Create new destination

    Selain itu ada juga dapat menentukan lokasi penyimpanan kedua (copy backup) dengan memilih (centang) Save a copy to a second destination

    Setelah semua selesai klik tombol Save schedule.

    Selamat Mencoba!

    Kategori: